Difiksi – File 001

X JAPAN come to Indonesia please…
yu-huuu… ni ulasan aku yang pertama, dan karena aku suka banget sama X Japan (yes… We Are X…), maka ulasan pertama aku tentang X Japan okey ; P
X Japan buat yang pada belum tau “kacian deh lo….^^” adalah salah satu band yang merintis dan mempopulerkan visual kei dijepang, band yang beraliran metal & ballad ini banyak terpengaruh oleh band legendaris KISS.
X Japan terdiri dari:
Yoshiki Hayashi (Yoshiki) – Drums & Piano “Leader X Japan”
Toshimitsu Deyama (Toshi) – Vocal
Matsumoto Hideto R.I.P (Hide) – Guitars
Tomoaki Ishizuka (Pata) – Guitars
Hiroshi Morie (Heath) – Bassist
Taiji Sawada (Taiji) – ex Bassist
di kalangan pecinta musik ditanah air sendiri, X Japan cuma dikenal melalui namanya saja. rata-rata pecinta musik disini cuma tahu kalau X Japan adalah sebuah band metal yang legendaris berasal dari negeri matahari terbit & mempunyai seorang gitaris bernama Hide yang meninggal dikarenakan “bunuh diri” (perlu diketahui, Hide meninggal bukan karena bunuh diri!). yah cuma sekilas info itu saja yang diketahui pecinta musik di Indonesia.
X Japan jauh kalah pamor dengan band-band J Rock zaman sekarang yang lagu-lagunya setiap hari direquest oleh J Fans diradio-radio lokal yang mempunyai acara musik jepang, yah band-band J Rock semacam L’arc~en~Ciel, Gazette, Alice Nine, Asian Kungfu Generation dll. Begitupula dimajalah-majalah yang mengulas seputar kebudayaan POP jepang (manga, anime, musik, makanan) seperti Animonster, Anime Inside dll X Japan juga sangat jarang diulas.
hal ini bisa dimengerti dikarenakan pada saat boomingnya hal-hal berbau jepang dinegeri ini, X Japan sudah tiada T_T. selain itu jenis musik yang dimainkan X japan sendiri “lumayan” berbeda apabila dibandingkan dengan band-band J Rock jaman sekarang. Kebanyakan band-band J Rock zaman sekarang yang disukai J Fans di Indonesia adalah yang lebih menonjolkan permainan bass yang njelimet disertai dengan suara vokalisnya yang seperti suara bass itu sendiri alias sama-sama GEDHE ^^ & suka bermain-main dengan teknik falsetto (tapi buat aku Gita Gutawa is the best kalau buat masalah falsetto, I Love Gita Gutawa ^^), sedangkan X Japan sendiri lebih mengutamakan lengkingan 2 gitar yang saling bergantian mengisi posisi melody & rythem. Begitu pula disektor vokal, apabila dibandingkan suara Hyde (L’Arc~en~Ciel) & Toshi itu berbeda 180 derajat, seperti yang saya tulis diatas suara Hyde itu ngebass & suka bermain teknik falsetto, sedangkan suara Toshi bisa mencapai 3 Oktav sehingga bisa memainkan lagu-lagu yang diperuntukkan khusus untuk wanita.
tapi rasanya tidak adil membandingkan X Japan dengan band-band rock zaman sekarang, bagaimanapun juga X Japan mewakili era di zaman sedang boomingnya Guns & Roses era 80′an & awal 90′an.
kenapa X Japan bisa bubar? mungkin itu pertanyaan yang sering melintas dikalangan pecinta musik di Indonesia & pastinya belum mengenal X Japan. Saya rasa banyak diantaranya yang berpikir kalau X Japan bubar dikarenakan gitarisnya meninggal?
Sebenarnya awal dari bubarnya X Japan adalah ketika tanpa ada sebab yang jelas vokalis X Japan yaitu Toshi mengumumkan pengunduran dirinya, banyak rumor yang beredar seputar alasan Toshi mengundurkan diri dari X Japan, salah satunya adalah dikatakan Toshi mengikuti sebuah seminar “Menemukan Jati Diri” & bergabung dengan suatu sekte…???
Tentu saja hal ini membuat geger media masa & para fans X Japan di jepang, Yoshiki sang leader tentu saja menjadi jengkel & marah atas tindakan Toshi tersebut.. namun atas permintaan para fansnya, disepakati bahwa X Japan akan mengadakan sebuah konser perpisahan yang bernama “The Last Live” (The Last Live sendiri merupakan salah satu konser termegah & terbesar yang pernah diselenggarakan di Jepang, baik dari segi tata lampu, desain panggung, hingga efek-efek yang ada benar-benar luar biasa). atmosfer suasana konser itu sendiri benar-benar memorial, sangat terasa suasana sedih, haru mewarnai jalannya koser tersebut, apalagi pada saat X japan membawakan lagu-lagu ballad mereka yang melegenda seperti Endless Rain, Longing, Forever Love terlihat baik penonton maupun X Japan sama-sama menitikkan air mata.
Yoshiki sendiri sudah menyiapkan rencana untuk melahirkan band X yang baru ditahun 2000 beserta dengan vokalis barunya, namun niatnya itu harus ikut terkubur beserta dengan kematian sang gitaris Hide.
banyak diantara J Rockers zaman sekarang yang mengidolakan X Japan, dan sosok Hide sendiri sangat dihormati oleh musisi musisi diseluruh dunia. beliau yang memulai menggunakan istilah J Rock & banyak orang yang percaya bahwa harajuku style berawal dari Hide.
Tapi tunggu!!!! niatan Yoshiki untuk menghidupkan kembali X japan ditahun 2000 memang gagal, tapi akhirnya pada tahun 2008 X Japan dibangkitkan kembali dari tidur panjangnya selama 11 tahun! bahkan Toshi tetap mengisi posisinya dibagian vokal. bukan cuma itu, melalui teknologi efek Hologram Hide pun dimunculkan untuk kembali meyapa dunia dengan sayatan sayatan gitarnya yang saling mengisi dengan Pata.
X Japan juga sempat merilis sebuah single dengan judul I.V., single ini juga digunakan sebagai soundtrack film SAW IV. Di PV dari single ini yang settingnya berada disebuah atap gedung, dibeberapa bagian dari lagu ini terasa seperti kehilangan sebuah sentuhan gitar milik hide, namun hal itu memang sengaja dilakukan untuk mengenang beliau… dan didalam gitar tersebut terlihat gitar hide dipajang diantara para member X Japan yang sedang memaninkan lagu I.V. sebagai wujud perwakilan dari diri Hide. beberapa kali sosok Hide pun dimunculkan di PV tersebut.
Kemudian setelah sukses menggelar konser selama 3 hari di Tokyo Dome sebagai wujud kembalinya X Japan diblantika musik dunia, dibulan Mey X Japan menggelar konser di Ajinomoto Stadium selama 3 hari sebagai wujud penghormatan terhadap Hide. Konser yang bertajuk “Hide Memorial Summit” tersebut didukung oleh banyak artis & band-band J Rock, mereka adalah artis & band band yang dulunya sempat diorbitkan oleh X Japan ataupun mereka yang mengidolakan X Japan. Bahkan untuk menghormati X Japan, legenda rock Jepang lainnya yaitu Luna Sea yang notabene sering disebut “juniornya” X Japan & mereka juga sudah lama vakum dari dunia musik Jepang bersedia bersatu kembali demi X Japan.
Selama konser posisi Hide untuk sementara digantikan oleh Sugizo (Luna Sea).
dan menyambut tahun 2009 ini, impian X Japan untuk menggelar world tour segera dimulai. untuk kawasan eropa sendiri akan diawali di Paris – Perancis & bulan januari 2009 X Japan akan mampir di asia tenggara tepatnya di Thailand >.< untuk menggelar konser.
yah semoga saja saat menggelar konser di Thailand situ X Japan sempat mendengar/melihat ada sebuah negara yang terletak di zamrud khatulistiwa, negara yang besar, yang kaya akan budaya yang juga haus akan penampilan X Japan.
X-Japan come to Indonesia please…
Source: Anima, Wikipedia, Official myspace X-Japan